Showing posts with label cinta dunia. Show all posts
Showing posts with label cinta dunia. Show all posts

Tuesday, June 22, 2021

CINTA DUNIA

KAJIAN AL QUR’AN

CINTA DUNIA

Pengajian Subuh Masjid At Taubah – Ustadz Abdullah Amin – Bekasi, Jum’at, 22 Juni 2018

Topik kajian kali ini membahas tentang CINTA DUNIA dalam surat Ali Imran : 14-15-16-17  serta surat-surat/ayat-ayat lainnya yang berkenaan dengan topik tersebut

QS 3 : 14-17: Dijadikan indah apa yang diinginkan, cinta kepada keinginan (syahwat) berupa: perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda, hewan ternak, sawah ladang à kesenangan hidup di dunia.

Harta beetumpuk: emas, perak dan apa saja hartanya, ternak-kuda yang bagus, unta, sapi, kambing. Sawah ladang: tanah

Cinta dunia itu normal/wajar, menjadi fitrah manusia. Yang tidak boleh adalah lebih mencintai dumia

QS 9 : 24; Ahabba = lebih kamu cintai à tidak boleh lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasulullah à Tunggu sampai Allah memberi keputusan.

QS 28 : 77; Tidak boleh lupa kenikmatan dunia dalam mencari pahala (kebahagiaan) akhirat. Berbuat baik kepada orang lain. Akhirat itu bahagia (tanpa batas), dunia itu nikmat (sesaat)

Kutipan ayat Al Qur’an yang menegaskan firman Allah tentang Cinta Dunia

“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik~QS (3)-Ali Imran : 14~

-----------------------------------------------------------------

“Katakanlah, “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertaqwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnua sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan uang suci, serta rida Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya” ~QS (3)-Ali Imran : 15~

-----------------------------------------------------------------

“(Yaitu) orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan Kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungulah kai dari azab neraka” ~QS (3)-Ali Imran : 16~

-----------------------------------------------------------------

“(Juga) orang-orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang meng-infak-kan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar”  ~QS (3)-Ali Imran : 17~

-----------------------------------------------------------------

“Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu. istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah membeikan keputusan-Nya” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-prang fasik.”  ~QS (9)-At Taubah : 24~

-----------------------------------------------------------------

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”  ~QS (28)-Al Qashash : 77~

------------------------------------------------------------------------------------

Disarikan oleh H.R.Mimuk Bambang Irawan - Jakasampurna,Bekasi,Selasa – Jum’at, 22  Juni 2018

 

KEKAJIAN BERIKUTNYA: PERINTAH ISTIGHFAR MELALUI PARA NABI 

Friday, September 8, 2017

CINTA DUNIA ATAU CINTA AKHIRAT?

KAJIAN AL QUR’AN
CINTA DUNIA ATAU CINTA AKHIRAT?
Pengajian Subuh Masjid At Taubah – Ustadz Abdullah Amin – Bekasi, Jum’at, 25 Agustus 2017
QS 2 : 219-220; Akhir surat Al Baqarah ayat 219: … “Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu beripkir” harus disambung membacanya dengan awal ayat 220: “tentang dunia dan akhirat. …”. Menjadi: “Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu beripkir tentang dunia dan akhirat. Jadi Allah memerintahkan kita untuk memikirkan (keuntungan) hidup di dunia maupun (keuntungan) di akhirat. Tidak boleh hanya memikirkan dunia saja, atau memikirkan akhirat saja. Harus kedua-duanya
QS 11 : 15-16; Yang menginginkan dan mencintai dunia dengan segala perhiasannya pasti akan di kasih sama Allah. Namun orang yang demikain hanya akan mendapat dunia, ditambah dengan masuk neraka. Amal perbuatannya yang mereka usahakan di dunia hapus semua. Walaupun misalnya; membangun masjid untuk tujuan dunia (agar dianggap orang yang berjasa atau menjadi tokoh agama). Maka sia-sia perbuatan baiknya, tidak mendapat pahala dan masuk neraka 
QS 9 : 38; Ada orang-orang yang lebih menyenangi kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat yang mereka anggap tidak jelas. Padahal nikmat dunia hanya sedikit (walau oleh orang-orang itu menganggap nikmat dunia sudah sangat banyak (rumah mewah, mobil baru, gaji besar, jabatan tinggi, dihormati berbagai kalangan, ada berbagai previlege dan keiistimewaan dalam melakukan apapun, padahal di akhirat nikmatnya jauh lebih banyak dari itu.
Oleh karena itu, cinta atau kesenangan di dunia tidak boleh lebih besar dari pada cinta kepada akhirat.
QS 3 : 14-15; Kesenangan hidup di dunia adalah kecintaan kepada apa-apa yang dinginkan, seperti: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah lading/tanah. Semua itu bersifat sementara, yidak bias dibawa ke akhirat. Orang yang bertaqwa mendapat kenikmatan akhirat; yaitu berada di sisi Allah dalam surga yang indah dan mereka kekal di dalamnya
QS 2 : 272; Orang yang banyak harta, tapi tidak mencintai hartanya, dan menginfaq-kan hartanya di jalan Allah maka ia mendapat pahala untuk dirinya serta sedikitpun tidak akan dirugikan. Tapi ada juga orang yang hartanya banyak, namun menghabiskan hartanya untuk kesenangan dunia, tidak mengingat adanya kebahagiaan di akhirat, maka ia termasuk orang yang merugi.
Jadi, pilih mana? Cinta dunia atau cinta akhirat? Kita boleh senang atau cinta kepada keduanya. Namun, cinta akhirat harus lebih besar dari pada cinta dunia. Kalau hanya cinta dunia, maka hanya dapat dunia. Kalau cinta akhirat, maka ia dapat sebagian dunia dan kebahagiaan di akhirat nanti.
Kutipan ayat Al Qur’an yang menegaskan firman Allah tentang Cinta Dunia atau Cinta Akhirat:

“… Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berpikir tentang dunia dan akhirat. …” ~ QS (2) Al Baqarah : 219-220 ~
------------------------------------------------------------------------------------
“[15] Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan
[16] Itulah orang-orang yang tidak memperoleh akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan 714) ~ QS (11) Huud : 15-16 ~

714) Maksudnya: apa yang mereka usahakan di dunia tidak ada pahalanya di akhirat nanti.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
“ … Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit” ~ QS (9) At Taubah : 38 ~
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“[14] Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita,anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kiuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
[15] Katakanlah: “Inginkah aku khabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang-orang yang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridhaan Allah: Dan Allah  Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya”  ~ QS (3) Ali Imran : 14-15 ~
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“ … Dan apa saja harta yang baik yang kamu infaq-kan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu menginfaq-kan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yanag kamu infaq-kan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan di aniaya (dirugikan)” ~ QS (2) Al Baqarah : 272 ~
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Disarikan oleh H. R. Mimuk Bambang Irawan - Jakasampurna, Jum’at, 25 Agustus 2017