Showing posts with label balasan allah. Show all posts
Showing posts with label balasan allah. Show all posts

Wednesday, August 25, 2021

MEMBERSIHKAN HATI DAN PIKIRAN

9 Cara Membersihkan Hati & Pikiran Menurut Ajaran Islam

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, pasti kita pernah mendapatkan hal yang mengusik hati dan pikiran. Sayangnya, dalam Islam, hal tersebut dapat mempengaruhi kadar keimanan seseorang.

Untuk itu, coba lakukan beberapa hal di bawah ini untuk membersihkan hati dan pikiran berdasarkan ajaran agama Islam.

1. Berzikir

Allah SWT berfirman: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram”. ~Qs-13 Ar-Ra’d 28~

Nah, salah satu cara untuk selalu mengingat Allah dalam hati kita adalah dengan berzikir. Jadi, jangan lupa berzikir ketika hati atau pikiranmu sedang terusik dengan hal negatif!

2. Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an juga merupakan salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan hati dan pikiran.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Qur'an Surat Az-Zumar ayat 23:

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpin pun” ~QS-39 Az Zumar : 23~

3. Shalat dengan khusyuk

Dalam Qur'an Surat Az-Zumar ayat 23, juga dijelaskan bahwa untuk membersihkan pikiran dan hati, umat muslim bisa melakukannya dengan cara mengingat Allah SWT. Salah satunya adalah dengan salat secara khusyuk. 

4. Bersilaturahmi

“Barang siapa menjamin untukku satu perkara, aku jamin untuknya empat perkara. Hendaklah dia bersilaturahmi (menjalinkan hubungan baik) niscaya keluarganya akan mencintainya, diperluas baginya rezeki, ditambah umurnya dan Allah SWT memasukkan ke dalam surga~HR. Ar-Rabii~

Sebagaimana disebutkan pada hadis di atas, maka bersilaturahmilah kamu untuk meringankan suatu perkara. Bahkan, Allah SWT senantiasa memperluas rezeki, menambah umur, dan memasukkan orang yang suka bersilaturahmi ke dalam surga.

5. Berwudhu

Dari Umar r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudu dan menyempurnakan wudunya, kemudian mengucapkan, “Asyhadu an laa laaha illallaahu wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu.” Akan dibukakan untuknya pintu-pintu surga yang delapan, ia dapat masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” ~HR Muslim: 234~

Selain itu, terdapat hadist lain dari Abu Sa’id r.a secara marfu’ yang menyatakan,

“Barang siapa yang berwudu, lalu ia selesai dari wudunya, kemudian mengucapkan, “Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu an laa ilaaha illaa anta, wa astaghfiruka wa atuubu ilaika” Allah akan menutup di atasnya (bacaan itu) dengan penutup, kemudian ia diangkat hingga ke bawah Arsy, dan tidak dibuka hingga hari kiamat.” ~HR Nasa’i dalam ‘Amal Yaul wa Lailah, hal. 147, Hakim: 1/752~

Keistimewaan Orang yang Berpuasa di Bulan Ramadan, Jauh dari Azab!

6. Bersedekah

Terdapat beberapa hadis dan firman Allah SWT yang menerangkan tentang keutamaan bersedekah, termasuk dapat membersihkan hati dan pikiran. Berikut ini beberapa di antaranya:

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya” ~HR. Muslim~ 

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan salat, ia akan dipanggil dari pintu salat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah” ~HR. Bukhari Muslim~

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” ~Qs-57 Al Hadid : 18~

7. Memaafkan kesalahan orang lain

Ibnu Katsir rahimahullahu menerangkan:

“Bila kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat jelek kepadamu maka kebaikan ini akan menggiring orang yang berlaku jahat tadi merapat denganmu, mencintaimu, dan condong kepadamu sehingga dia (akhirnya) menjadi temanmu yang dekat”

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan:

“Allah SWT memerintahkan orang beriman untuk bersabar di kala marah, bermurah hati ketika diremehkan, dan memaafkan di saat diperlakukan jelek. Bila mereka melakukan ini maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga mereka dari (tipu daya) setan dan musuh pun tunduk kepadanya sehingga menjadi teman yang dekat” ~Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim 4/109~

Selain itu, terdapat pula beberapa firman Allah SWT dalam Al-Qur'an yang menerangkan hal serupa, misalnya:

“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim” ~QS-42 Asy-Syura: 40)~

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Dan sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar” ~QS-41 Fushshilat : 34-35~

8. Mengingat bahwa semua hal akan mendapat balasan dari Allah SWT

Untuk membersihkan hati dan pikiran, juga bisa dilakukan dengan selalu mengingat bahwa semua hal akan mendapat balasan dari Allah SWT. Dengan itu, kamu bisa lebih tenang karena sadar bahwa segala hal yang baik akan diberikan ganjaran yang baik pula.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Quran Surat Al Zalzalah ayat 7-8:

”Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya Dirinya bakal menonton (balasan)nya. Serta, barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dirinya bakal menonton (balasan)nya pula” ~QS-99  Al Zalzalah: 7-8~

9. Mengingat dosa dan kematian

Hal terakhir yang bisa membuatmu lebih tenang dan menyingkirkan pikiran buruk serta membersihkan hati adalah mengingat dosa dan kematian. Sebagaimana diterangkan dalam Quran Surat Ali Imran ayat 185

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan"  ~QS-3 Ali Imran: 185~

Itu dia sembilan cara membersihkan hati dan pikiran berdasarkan ajaran agama Islam yang tertera dalam hadis dan Al-Qur'an. Ingatlah selalu, bahwa Allah SWT senantiasa memberikan ganjaran yang baik untuk hal yang baik pula.

Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin

Friday, April 5, 2019

BALASAN ATAS AMAL PERBUATAN KITA

KAJIAN AL QUR’AN

BALASAN ATAS AMAL PERBUATAN KITA

Pengajian Subuh Masjid At Taubah – Ustadz Abdullah Amin – Bekasi, Kamis, 05 April 2018


Topik kajian kali ini membahas tentang BALASAN ATAS AMAL PERBUATAN KITA dalam surat Al Baqarah : 286  serta surat-surat/ayat-ayat lainnya yang berkenaan dengan topik tersebut

QS 2 : 286 Allah tidak membebani seseorang mmelainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari kebajikannya dan dia mendapat siksa dari kejahatan yang diperbuatnya

QS 3 : 30; Setiap jiwa akan diperlihatkan apa yang dikerjakannya + balasan atas kebajikan dan kejahatan yang dilakukan. CD rekaman perbuatan yang baik & jahat akan diperlihatkan

QS 4 : 31; Jika menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya à akan dihapus kesalahan + dosa2 kecilnya à akan masuk surga.

QS 53 : 31-32; Balasan Allah kepada yang jahat dan baik. Orang yang berbuat baik mendapat balasan yang lebih baik (surga). Allah Maha Luas ampunannya. Berbuat baik dan menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji (berjudi dll). Di Jawa dikenal Mo-Limo. Manusia terbuat dari tanah, maka jangan menganggap diri suci.

QS 53 : 38 (36-41); Seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Manusia hanya akan memperoleh apa yang diusahakannya

Kutipan ayat Al Qur’an yang menegaskan firman Allah tentang BALASAN ATAS AMAL PERBUATAN KITA

(286) “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala [dari kebaikan] yang diusahakannya dan ia mendapat siksa [dari kejahatan] yang dikerjakannya. [Mereka berdo’a]: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". ~QS (2) Al Baqarah : 286~

----------------------------------------------------------------------------------------------

(30) “Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan [di mukanya], begitu [juga] kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri [siksa]-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.” ~QS (3) Ali Imran : 30~

 ----------------------------------------------------------------------------------------------

(31) “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu [dosa-dosamu yang kecil] dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia [surga].”  ~QS (4) An Nisaa’ : 31~

 ----------------------------------------------------------------------------------------------

(31) “Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik [surga].

(32) [Yaitu] orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui [tentang keadaan]mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” ~QS (53) An Najm : 31-32~

 ----------------------------------------------------------------------------------------------

(36) “Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?,

(37) dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?,

(38) [yaitu] bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

(39) dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.

(40) Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan [kepadanya].

(41) Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,” ~QS (53) An Najm : 38 (36-41)~

----------------------------------------------------------------------------------------------

Disarikan oleh H.R.Mimuk Bambang Irawan - Jakasampurna, Bekasi, Kamis, 05 April 2018

KE KAJIAN BERIKUTNYA - ALLAH MENGAMPUNI SEMUA DOSA