Showing posts with label dicintai allah. Show all posts
Showing posts with label dicintai allah. Show all posts

Monday, August 5, 2013

MANUSIA YANG PALING DICINTAI ALLAH


MANUSIA YANG PALING DICINTAI ALLAH

Abdullah bin Umar ra. meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam, lalu dia bertanya: “Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling dicintai Allah?”

Lalu Rasulullah  Shallallahu Alaihi Wassalam menjawab
:
  1. Manusia yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia
  2. Dan pekerjaan yang paling dicintai Allah adalah menggembirakan seorang muslim
  3. Atau menjauhkan kesusahan darinya
  4. Atau membayarkan hutangnya
  5. Atau menghilangkan laparnya
  6. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai dari pada ber-I’tikaf di masjid (Nabawi) selama sebulan
  7. Barang siapa yang menahan marahnya niscaya Allah akan menutup aibnya.
  8. Dan barang siapa menahan murkanya padahal jika ia kehendaki untuk melakukannya pasti ia lakukan, niscaya Allah mengisi hatinya dengan keridhaan pada hari kiamat
  9. Dan barang siapa berjalan bersama saudaranya muslim untuk sebuah keperluan sampai selesai urusannya. Niscaya Allah akan tetapkan telapak kakinya pada hari yang tergelincir telapak-kaki telapak kaki.
  10. Dan sungguh ahlaq yang buruk benar-benar akan menghancurkan amalan sebagaimana cuka menghancurkan madu

(HR ath-Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir, no. 13646) 

Wednesday, July 24, 2013

7 TANDA-TANDA CINTA ALLAH

7 Tanda-Tanda Cinta Allah Kepada HambaNya


#1- TERJAGA DARI DUNIA

Dia tidak membiarkan dunia akan menguasainya. Dia tidak akan membiarkan kita selama 24 jam hanya melulu melihat dunia. Jika kita dapatkan diri kita selama 24 jam mengingat Allah, maka itu tanda cinta Allah kepada kita

Nabi bersabda: “Sesungguhnya Allah akan menjaga hambaNya yang beriman, dan Dia mencintainya seperti kalian menjaga makanan dan minuman orang sakit (di antara) kalian, karena kalian takut pada (kematian)nya” – HR Al Hakim, Ibnu Abi ‘Ashim dan Al Baihaqi – Ini hadits shahih.

Nabi bersabda: “Jika kamu melihat Allah memberikan dunia kepada hamba-Nya karena maksiat yang ia sukai, maka itu hanya pengulur waktu belaka” Lalu Rasul membaca ayat QS 6 - al-An’aam : 44 ;

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus-asa” ~ QS 6 – al-An’aam : 44 ~

#2 – DIJADIKAN HAMBA YANG SOLEH

Di antara tanda cinta Allah pada hambaNya ialah Dia menjadikan hambaNya itu hamba yang soleh.. Maka jika kita dapatkan diri kita menuju kesolehan, meskipun baru di titik awal kesolehan. Namun kita selangkah maju menuju kesolehan itu, maka itu adalah tanda cinta Allah.

“Allah memberikan dunia pada yang Dia cintai dan yang Dia benci. Tapi Dia tidak memberikan (kesadaran ber)agama. Kecuali kepada mereka yang Dia cintai. Maka barangsiapa diberikan (kesadaran ber)agama oleh Allah, berarti ia dicintai olehNya” – HR Imam Ahmad, Al Hakim dan Al Baihaqi

#3 – DIBERIKAN PEMAHAMAN AGAMA

Ini adalah persoalan bertahap seperti kesolehan. Artinya kita akan mendapatkan pemahaman tentang agama kita setahap demi setahap.

#4 – DIKARUNIAI KELEMBUTAN

Dia akan menjadikan hamba-Nya sosok yang tenang, pribadi yang tidak emosionil dan mudah bergejolak karena hal-hal sepele.

“Jika Allah menginginkan kebaikan penghuni satu rumah, maka Dia masukkan kelembutan” - HR Imam Ahmad, Al Hakim dan At Tarmidzi

#5 – MUDAH MELAKUKAN KETAATAN

#6 – SULIT MELAKUKAN MAKSIAT

Di antara cinta Allah kepada hamba-Nya ialah kesulitan melakukan maksiat, Ia tidak akan bisa melakukan maksiat, dan jika ia terbiasa melakukan maksiat maka ia merasakan itu sangatlah sulit sehingga ia tidak bisa melakukannya. Itulah tanda cinta Allah.

#7 – KHUSNUL KHOTIMAH

Di antara cinta Allah, Dia menutup umur hamba-Nya dengan amal soleh. Ini sangat penting, sebagian manusia menghabiskan umurnya dalam ketaatan namun mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah.

Abu Bakar berkata: “Jika satu kakiku di dalam surga dan yang lain di luar surga maka aku belum aman”

Jika kita melakukan maksiat maka takutlah pada kematian, dan hati-hatilah kalau kita mati dalam keadaan bermaksiat.

Rasul bersabda: “Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memaniskannya”. Sahabat bertanya: “Apa itu memaniskannya ya Rasulullah?” Rasul berkata: “Dia akan memberinya petunjuk kebaikan saat menjelang ajalnya, sehingga tetangga akan meridhoinya atau berkata kebaikan kepada orang sekelilingnya” – HR Al Hakim.


Jazzakumullahu khairan wa barakallahu fiikum ….