Showing posts with label rezeki. Show all posts
Showing posts with label rezeki. Show all posts

Saturday, August 5, 2017

10 JURUS MEMBUAT RIZQI SELALU MENGHAMPIRI KITA

10 Jurus Membuat Rizqi Selalu Menghampiri Kita
#1. Taqwa
Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizqi dari arah yang tiada disangka-sangkanya~ QS 65 - Ath-Thalaq : 2-3 ~
#2. Tawakal
Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rizqi seperti burung diberi rizqi, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)
#3. Shalat Dhuha
Firman Allah dalam hadits Qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya." (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)
#4. Istighfar
"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu ke-bun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." ~ QS 71 – Nuh : 10-12 ~
Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka.”  (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)
#5. Silaturahim
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.” (HR Bukhari)
#6. Sedekah
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." ~ QS 2 - Al-Baqarah : 261 ~
Sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rizki melainkan kerana (sedekah kepada) orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)
#7. Berbuat Kebaikan/beramal saleh
"Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan." ~ QS 28 – Al-Qashash : 84 ~
Nabi bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambanya yang berbuat kebaikan.Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat." (HR. Ahmad)
#8. Berdagang
Dan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Berdaganglah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perdagangan." (Riwayat Ahmad)
#9. Bangun lebih Pagi
Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau mengatakan kepadanya,  "Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari." (HR Al-Baihaqi)
Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, "Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan."  (HR At-Tabarani)
#10. Bersyukur
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih~ QS 14 -  Ibrahim : 7 ~

Selamat beraktifitas menggapai rizqi, saudara-saudara tercinta... 

Tuesday, April 7, 2015

4 CARA ALLAH MEMBERI REZEKI

4 CARA ALLAH MEMBERI REZEKI

Ada 4 cara Allah memberikan rezeki untuk mahlukNya:
#1 - REZEKI TINGKAT PERTAMA (YANG DIJAMIN OLEH ALLAH)
"Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya." (QS 11 : 6)
Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah.
#2 - REZEKI TINGKAT KEDUA
"Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya" (QS 53 : 39)
Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu muslim atau kafir.
#3 -  REZEKI TINGKAT KETIGA
“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.." (QS 14 : 7)
Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yang dapat hidup bahagia, sejahtera & tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.
#4 - REZEKI KE EMPAT (UNTUK ORANG BERIMAN DAN BERTAQWA)
".... Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yg bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS 65 - Ath-Thalaq : 2-3)
Peringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yang benar-benar dicintai & dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan atau mengatur kekayaan Allah di bumi ini.
Wallaahu alam.
Selamat menjemput rezeki

Wasallam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 7 April 2015