Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Sunday, December 19, 2021

YANG LANGKA

YANG LANGKA……

 بسم الله الرحمن الرحيم

Sahabat...

●Yang langka itu… Istri yang tunduk patuh pada suami.

Yang senantiasa berseri2 saat dipandang.

Yang ridha terdiam saat suami marah.

Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.

Tercantik di hadapan suami.

Terharum saat menemani suami beristirahat.

Tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya.

Yang sadar bahwa ridha Allah Ta’ala ada pada ridha suaminya.

Sahabat...

 ●Yang langka itu…Suami yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.

Malu jika menyuruh ini itu karena tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.

Yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang karena sadar itulah resiko hadirnya amanah2 yang masih kecil.

Yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.

Yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap

istrinya yang kelelahan.

Sahabat...
●Yang langka itu… Anak lelaki yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya.

Yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.

Yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak2nya.

Yang sadar bahwa surganya ada pada keridhaan ibunya.

Sahabat...
●Yang langka itu… Orang tua yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.

Yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kpada perkara munkar.

Yang sadar bahwa keridhaan Allah Ta’ala bagi anaknya telah berpindah pada ridha suaminya.

Sahabat...
●Yang langka itu… Seorang ibu yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya.

Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya ada kelalaian terhadapnya.

Yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak2nya adalah hasil didikannya yang salah selama ini.

Yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau doa keburukan maka malaikat akan mengijabah doanya.

Sahabat...
●Yang langka itu… Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orang tuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir.

Meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya.

Dalam kesibukan usahanya.

Dalam kesibukan pekerjaannya.

Sahabat...
●Yang langka itu… Orang orang yang saling memberikan uzur.

Yang saling memaklumi jika hal2 di atas lupa atau lalai dilakukan.

Sehingga saling memaafkan diantara mereka.

Maka rahmat Allah Ta’ala berada diantara mereka.

Dan Allah Ta’ala dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan2 mereka.

Sahabat...
Mari kita jadikan diri ini, menjadi baiknya diri dan orang lain.

Aamiin.... Wallahul musta'an..

Fastabiqul Khairat Berlomba-lomba dalam kebaikan 

Wednesday, September 15, 2021

SARAPAN QOLBU

MEMBERIKAN YANG TERBAIK  UNTUK SAHABAT KITA

Suatu hari Umar Bin Khattab Alfaruq mengadu kepada Rasulullah SAW akan sahabatnya Abu Bakar As-Shiddiq yang mengganggu pikirannya. 

Umar berkata: "Wahai Rasulullah, ijinkan aku mengungkapkan keresahan hatiku akan apa yang telah Abu Bakar lakukan terhadap diriku." 

Dengan lembut Rasulullah menjawab: "Damaikan hatimu sahabatku, lalu teruskan maksud hatimu" 

Setelah tenang, Umar kembali berkata: "Suatu waktu, Abu Bakar bertemu denganku, akan tetapi dia tidak langsung memberi salam kepadaku, dia menunggu aku yang terlebih dahulu mengucapkan salam kepadanya. Aku tidak tahu apa salahku padanya."

Rasulullah SAW tidak ingin masalah ini mengganggu persahabatan diantara kedua sahabat yang sangat dicintainya ini. 

Maka Rasulullah pun meminta Abu Bakar dihadapkan bersama agar dapat menjelaskan perihal yang sebenarnya.

Dan ketika Abu bakar hadir ditempat, maka Rasulullah pun bertanya kepada dirinya akan prasangka kerenggangannya dengan Umar. 

Maka Abu bakar pun menjawab dengan jawaban santun penuh kasih sayang yang membuat tangis seisi ruangan.

Katanya: "Wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Engkau bersabda:

"Bahwasanya orang yang lebih dahulu mengucapkan salam kepada saudaranya, maka Allah akan membangunkan untuknya satu  istana di dalam syurga". 

"Maka aku ingin istana tersebut menjadi miliknya Umar Bin Khattab sahabatku tercinta"

Maka Umar pun menangis mendengar jawabannya dan memeluk erat sahabat mulianya itu. 

Yaa Allah berikanlah kepada kami sahabat seperti mereka wahai dzat yang maha mulia. Aamiin 

Al-Hasan al-Bashri: "Perbanyaklah Sahabat-sahabat mu’minmu, karena mereka memiliki Syafa’at pada hari kiamat nanti."

Abul Hasan as-Sadzili: "Jika ada musuh yang bisa mendekatkan kamu kepada Allah, maka hal itu lebih baik dari pada teman akrab yang menjauhkan kamu dari Allah"

Catatan ini kupersembahkan utk sahabat-sahabatku yang tak pernah lelah menebarkan kebaikan dan kedamaian walau dihantam kerasnya ombak cemoohan disana-sini.

Semoga kita bisa menjadi sahabat yang Saling Asih, Saling Asah dan Saling Asuh, yang nanti saling  berjumpa di jannatun-na'im. 

Rabbana Taqabbal Minna

Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), 

امين، امين، امين يارب العالمين 

Saudaramu dalam berbagi.. 

Friday, December 11, 2015

CIRI-CIRI SAHABAT SEJATI DALAM ISLAM

CIRI-CIRI SAHABAT SEJATI DALAM ISLAM 
Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Maukah aku tunjukkan pada kalian tentang sesuatu yang derajatnya lebih utama daripada shalat, puasa, sedekah?”
Para sahabat: ‘Mau, wahai Rasulullah!’ Beliau kemudian menjawab: “Perbaiki pergaulan, karena rusaknya hubungan baik berarti mencukur, aku tidak mengatakan mencukur rambut, tapi mencukur agama” (HR At-Tirmidzi)
Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
“Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, ‘Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali perlindungan-Ku.” (HR. Muslim)
“Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun, meski hanya dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).
Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Perbanyaklah Sahabat-sahabat mu'minmu, karena mereka memiliki Syafa'at pada hari kiamat”. Imam Syafi'i berkata “Jika engkau punya teman - yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah - maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karna mencari teman baik itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali”
Para ulama menjelaskan tentang sahabat yang baik adalah seperti ini :
Lukman al-hakim menasihati anaknya:
1. Wahai anakku setelah kau mendapatkan keimanan pada Allah, maka carilah teman yg baik dan tulus..
2. Perumpamaan teman yg baik seperti “pohon” jika kau duduk di bawahnya dia dpt menaungimu, jika kau mengambil buahnya dpt kau makan.. Jika ia tak bermanfaat utk mu ia juga tak akan membahayakan-mu..
Ulama lain mengatakan:
1. Seorang sahabat adalah orang yang tidak ingin dirimu menderita, akan terus memberimu semangat ketika engkau sedang terpuruk.
2. Tidak ikut mencaci ketika orang lain mencacimu
Menurut Imam al-Ghazali ada dua belas kriteria sahabat sejati:
1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu.
2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu.
3. Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya.
4. Jika kau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik.
5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya.
7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh.
8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi.
9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu.
10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu.
11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu.
12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.

Semoga kita menemukan sahabat sahabat yang baik, sahabat yang selalu mengajak mengingatkan kita untuk selalu berbuat baik... Aamiin ya Rabbal’aalamiin