Showing posts with label surah al kahfi. Show all posts
Showing posts with label surah al kahfi. Show all posts

Wednesday, December 1, 2021

JUZ 15

Juz 15 meliputi Surah Al Isra 1-111 dan Surah Al Kahfi 1-74.

Ringkasan Surah Al Isra 1-111 :

Surah Al Isra ini dimulai dengan berita dari Allah yang telah memperjalankan Nabi Muhammad Saw dari Masjil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem Palestina hanya dalam 1 malam sebagai tanda Kekuasaan Allah dan Mujizat Nabi Muhammad Saw.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa : 

    • Sebelum Nabi berangkat Isra, di Masjidil Haram, dada Nabi dibelah dulu oleh Malaikat Jibril, dibersihkan dengan air zam-zam dan diisi Iman serta Hikmah.

    • Di Masjidil Aqsa Nabi mengimami sholat dengan para Nabi.

    • Kemudian beliau dibawa malaikat Jibril naik kelangit ke 7 hingga Sidhratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah Saw. 

    • Di Sidhratul Muntaha Nabi diberi kewajiban untuk menjalankan Sholat 5 waktu dalam sehari untuk dirinya dan umatnya.

Ada 3 kelompok manusia yang menanggapi peristiwa ini :

   1) Kelompok orang2 yang mengingkarinya dan menganggap Nabi berbohong dan menganggap hal ini mustahil. Ini kaum Musyrikin.

   2) Kelompok orang2 yang meragukan dengan terus bertanya kepada Rosul untuk meyakinkan dirinya. Ini kaum Munafikun

   3) Kelompok orang2 yang langsung mengimani kejadian ini merupakan mujizat Rosul dari Allah. Ini kaum Muminin.

Seseorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain.

Allah menurunkan Kitab Taurat kepada Nabi Musa untuk Bani Israil yang mempunyai sifat sombong.

Setiap manusia telah dikalungkan catatan amalnya yang nanti akan dibuka diakherat.

Barangsiapa yang berbuat sesuai petunjuk Allah maka itu untuk keselamatan dirinya, demikian juga jika berbuat sesat maka kerugian untuk dirinya sendiri.

Barangsiapa yg ingin menyegerakan kehidupan didunia, Allah akan penuhi tapi diakherat akan merasakan kerugian. Sebaliknya barangsiapa yang menghendaki kehidupan diakherat, maka kelak akan dibalas dengan kebaikkan.

Allah menyuruh berbuat baik kepada kedua orangtua dan ĺjangan sekali-kali membentak dan mengatakan AH, ucapkanlah yang baik kepada keduanya.

Doakanlah keduanya dengan :

 رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا* ۗ 

"Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil."

Allah menyuruh kita bersedekah kepada kerabat dan fakir miskin dan melarang hidup boros.

Allah akan melapangkan rizkinya dan jangan takut miskin apalagi membunuh anak2.

Orang2 pemboros itu temannya setan yang ingkar pada Allah.

Janganlah mendekati zina karena itu perbuatan keji yang sangat buruk.

Allah melarang membunuh sesama muslim, mencurangi harta anak yatim dan mencurangi takaran/timbangan.

Janganlah mencari Tuhan selain Allah karena mereka tidak dapat berbuat apa2.

Langit, bumi dan seluruh isinya bertasbih dan memuji Allah hanya kita tidak mengerti tasbih mereka.

Beberapa ayat menggambarkan ejekan2 yang dilakukan kaum Kafir Quraisy kepada Nabi Muhammad saat beliau berdakwah. Hati mereka sudah membatu dan kelak Allah akan menghukumnya.

Allah menyuruh penghuni surga untuk bersujud pada Adam. Iblis membangkangnya dan akan mengganggu umat Adam hingga kiamat.

Laksanakan sholat dan *Sholat Shubuh itu disaksikan para malaikat* dan lakukanlah sholat Tahajud.

Kisah seorang bangsawan Mekah yang kaya, terpandang dan populer dikalangan masyarakat Mekah yaitu Al Nadhr ibn Al Harits.

Dia menganggap keberadaan Nabi Muhammad itu sebagai ancaman akan kepopulerannya yang akan menjatuhkan kedudukan serta posisi sosialnya ditengah masyarakat Mekkah.

Berbagai cara untuk menyingkirkan Nabi dilakukan termasuk mendatangkan seorang ulama Yahudi yang diminta menguji Nabi dengan bertanya tentang Ruh.

Allah Swt memberitahu Nabi melalui Surah Al Isra 85, bahwa Ruh itu urusan Allah dan manusia hanya diberi sedikit pengetahuan tentangnya

Al Quran itu merupakan penawar dan rahmat bagi orang beriman.

Allah telah berulang-ulang menyampaikan perumpamaan dalam Al Quran tapi banyak yang tidak menyukainya.

Orang2 kafir selalu minta ditunjukkan mujizat Nabi seperti Nabi Musa dengan 9 mujizatnya, sebelum beriman, padahal jika ditunjukannya mereka tetap saja tidak beriman.

Serulah Allah dengan menyebut salah satu Asmaul Husna dan sholatlah dengan suara yang lembut tapi terdengar.

Tafsir Surah Al Kahfi 1 - 74

Surah Al Kahfi ini jika disimpulkan isinya terbagi atas 4 bagian, yaitu :

1) Menunjukkan kekuasaan Allah dalam Kisah para pemuda yang beriman dengan anjingnya yang dikejar rajanya yang dzalim dan bersembunyi didalam gua selama 309 tahun.

Hanya Allah yang mengetahui dengan pasti jumlah mereka.

2) Kisah 2 orang pemilik kebun yang satu bertakwa pada Allah dan segala sesuatu terjadi atas kebunnya karena Allah yang seorang lagi sombong dan mengingkari nikmat Allah 

Allah memberi kenikmatan hasil kebun yang berlimpah pada keduanya. 

Orang bertakwa langsung mensyukurinya karena ini adalah nikmat dan kehendak Allah sedangkan orang kafir dengan sombong mengatakan bahwa ini atas kerja dirinya dan tidak ada yang dapat menghancurkannya.

Padahal Allah telah mengutus beberapa Rosul untuk memberi peringatan kepada orang2 kafir, tapi mereka malah mengolok-oloknya.

Allah menghancurkan semua harta dan kebunnya. Barulah dia menyesali atas kesombonganya.

3) Kisah yang sangat masyhur yaitu pertemuan antara Nabi Musa dengan hamba Allah yang telah dirahmatiNya (diduga Nabi Khidir). Nabi Khidir diberi Allah mujizat mengetahui apa yang akan terjadi kedepan.

Mereka bertemu ditepi laut yang diberi Allah keanehan dimana bekal ikan masak yang dibawa pembantu N. Musa kembali loncat dan berenang ke laut.

Kedua Nabi itu berjalan bersama dengan pernintaan dari N. Khidir bahwa N. Musa tidak boleh bertanya dari apa yang dilakukan N. Khidir.

Selama perjalanan N. Musa melihat ada perbuatan N. Khidir yang dirasakan salah oleh N. Musa, maka ia tidak sabar untuk bertanya. Namun N. Khidir mengingatkannya untuk tidak bertanya. 

Dilanjutkan setelah melihat 3 kejadian yang dirasakan salah menurut N. Musa, maka N. Musa bertanya lagi dan N. Khidir memberi tahu bahwa ini akhir perjalanan mereka dengan menjelaskan setiap kejadian yang dialaminya dan apa yang akan terjadi kedepannya. Barulah N. Musa percaya bahwa semua ini atas ijin Allah.

4) Kisah Dzulkarnain, yang nanti diceritakan di Juz 16.

Masih kisah tentang Al Nadhr ibn Al Harits, seorang bangsawan Mekah yang kaya, terpandang dan populer dikalangan masyarakat Mekah yang merasa kedudukannya terancam dengan keberadaan N. Muhammad. Ia membayar Ulama Yahudi untuk menguji Nabi dengan mengajukan pertanyaan Ceritakan Kisah para pemuda di masa lalu yang memiliki kisah yang aneh

Allah Swt memberitahu Nabi dengan menyampaikan Kisah para pemuda yang tidur dalam gua selama 309 tahun dalam Surah Al Kahfi 9-26.

Maha Benar Allah dengan segala FirmanNya

 LANJUT KE JUZ 16

 

 

Thursday, October 24, 2013

SURAH AL KAHFI - AL QUR’AN MEMBUKTIKAN KEBENARAN TEORI EINSTEIN

SURAH AL KAHFI - AL QUR’AN MEMBUKTIKAN KEBENARAN TEORI EINSTEIN


Pada surah al-Kahfi dikhabarkan tentang beberapa orang yang “tertidur” selama 309 tahun. Dan ternyata kejadian ini berkaitan dengan teori relativitas Einstein.

Para Ashabul Kahfi hidup melintas jaman. Mereka serasa tertidur 1 hari di dalam sebuah goa, namun ternyata jaman telah berganti selama 309 tahun.

Dan mereka tinggal dalam gua mereka tigaratus tahun dan ditambah sembilan tahun lagi(QS 18 – Al Kahfi : 25)

Teori relativitas Einstein menyatakan: “Jika suatu benda, mahluk hidup atau apa saja bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, maka benda tersebut akan mengalami ‘dilatasi waktu’ dan mengalami ‘kontraksi’ (memanjang dan memendek).

Di dalam surah al-Kahfi termaktub:

“Dan kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka itu tidur; dan Kami balik-balikan mereka ke kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka menjulurkan kedua kakinya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentulah kamu akan berpaling dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan rasa ketakutan terhadap mereka” (QS 18 – Al Kahfi : 18)

Dalam firman Allah di atas ada kalimat: ‘Kami balik-balikan mereka ke kanan dan ke kiri’. Berarti mereka yang berada di dalam gua itu bergerak (digerakkan) dengan kecepatan tertentu. Berapakah kecepatan mereka, sehingga mereka dapat hidup melintasi jaman?

Dari informasi dalam surah al-Kahfi ini, maka berikut ini adalah sebuah analisis guna menjawab pertanyaan diatas, ‘berapakah kecepatan mereka saat itu?’, sekaligus membuktikan kebenaran peristiwa ashabul Kahfi tersebut.

Waktu bagi meeka yang “tertidur” = t0 = 1 hari. Waktu yang sebenarnya = t = 309 tahun = 109.386 hari. (1 tahun Qomariah = 354 hari)

Dari penurunan rumus dilatasi waktu: Kecepatannya mendekati kecepatan cahaya atau V = 0,999999C

Jika para Ashabul Kahfi bergerak (digerakkan) mendekati kecepatan cahaya, maka hal itu membuktikan bahwa peristiwa itu rasional.

Allah Subhaanahu wa ta’ala berfirman seperti ayat di atas: “Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentulah kamu akan berpaling dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan rasa ketakutan terhadap mereka”

Mengapa orang yang melihat mereka akan ketakutan?

Kembali, teori Relativitas Einstein menyatakan: “Jika suatu benda, mahluk hidup atau apa saja bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, maka benda tersebut akan mengalami dilatasi dan kontraksi waktu (memanjang dn memendek)”

Jika V mendekati kecepatan cahaya maka nilai L1 (panjang benda) akan mendekati nol (0). Ini berarti Ashabul Kahfi sudah hampir tidak terlihat wujudnya oleh orang yang melihatnya dari luar.

Mereka digerakkan olehNya ke kanan dan ke kiri. Berarti mereka bergerak (digerakkan) bolak balik

Teori fisika: Sebuah benda yang bergerak berbalik arah akan berhenti sesaat sebelum berbalik arah. Ketika berhenti sesaat itu, maka panjangnya akan kembali ke panjang semula. Setiap saat mereka akan berubah dari ukuran semula à memendek à menghilang à memanjang à kembali ke panjang semula. Begitulah seterusnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Bisa dibayangkan bagaimana wujud mereka. Tentulah orang luar yang melihatnya akan ketakutan.

Selanjutnya adalah tentang BUNYI atau SUARA.

Dalam Surah Al Kahfi, Allah Subhaanahu wa ta’ala juga berfirman: “Maka kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu(QS 18 – Al Kahfi : 11)  

Mengapa telinga mereka ditutup?

Sebagaimana kita ketahui, bunyi atau suara ditimbulkan dari suatu benda yang bergetar. Getaran benda itu menggetarkan udara. Udara yang bergetar menggetarkan gendang telinga, di mana frekuensi getaran gendang telinga akan sama dengan frekuensi getaran benda itu. Karena frekuensinya sama, maka menjadi bisa didengar.

Namun, jika suatu benda bergetar di atas kecepatan suara, maka akan terjadi patahan gelombang suara (Supersonic Fracture = SF). SF akan menimbulkan ledakan suara yang luar biasa kuatnya. Misalnya di jaman sekarang, pesawat supersonic akan menghasilkan suara yang meledak-ledak dan bisa memecahkan kaca-kaca dan meruntuhkan bangunan.

Demikian pula dengan Ashabul Kahfi. Getaran mereka di atas kecepatan suara dan mendekati kecepatan cahaya. Otomatis terjadi SF yang menimbulkan suara ledakan yang luar biasa.

Oleh karena itu di ayat 11 surah Al Kahfi itu dinyatakan bahwa telinga mereka ditutup selama beberapa tahun. Ini guna melindungi gendang telinga mereka dari ledakan-ledakan suara akibat gerakan mereka yang amat sangat cepat.

Sesuatu yang tadinya tidak masuk akal, akan menjadi masuk akal bagi mereka yang mampu menganalisis dan mencerna...

Subhaanallah Allahu Akbar .......

Bagaimana pendapat Anda?

Jakarta, 25 Oktober 2013
@Mimuk Bambang Irawan