Showing posts with label surah al araf. Show all posts
Showing posts with label surah al araf. Show all posts

Tuesday, November 9, 2021

JUZ 9

Juz 9 meliputi Surah Al Araf 88-206 dan Surah Al Anfal 1-40

Ringkasan Surah Araf 88-206 :

Allah Swt menjanjikan kehidupan yang berlimpah berkah dari langit dan bumi jika penduduk bumi ini beriman kepadaNya, sebaliknya Allah akan mimpakan azab kepada umat yang ingkar kepadaNya.

Sebagian besar dari Surah ini adalah kisah Nabi Musa yang menyatakan dirinya Utusan Allah kepada Firaun yang mengaku Tuhan dan mengingkari perintah Allah.

Kisah ini diabadikan didalam Surah ini dengan panjang dan bukti2 Mujizat Nabi Musa serta cobaan beberapa azab atas kaumnya yang inkar. 

Allah menyelamatkan kaum Nabi Musa dari kejaran pasukan Firaun, namun setelah diselamatkan Allah mereka kembali mengingkari Allah dan RosulNya. 

Allah menurunkan Kitab Taurat kepada Nabi Musa yang diterima langsung dengan kalimah Allah oleh Nabi Musa diatas gunung Sinai. Allah menyuruh kaum Musa untuk berpegang teguh pada Kitab Taurat.

Nabi Musa ingin melihat Allah, namun ketika melihat gunung yang hancur karena keagungan tuhannya, beliau pingsan karena tidak kuasa melihatnya.

Karena keingkarannya pada Nabi Musa dan Nabi2 lainnya, Allah kelak akan menimpakan azab kepada kaum Yahudi hingga hari kiamat.

Doa para senyihir Firaun yang balik beriman karena percaya akan Nabi Musa utusan Allah :

رَبَّنَاۤ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ

"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu)."

Doa Nabi Musa yang bagus kita baca :

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِاَ خِيْ وَ اَدْخِلْنَا فِيْ رَحْمَتِكَ ۖ وَاَ نْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ

"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang."

Isi Neraka banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah, memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi.

Allah memberitahukan dalam Al Quran bahwa Nabi Muhammad itu Ummi/ tidak bisa baca tulis dan berita akan kedatangannya ditulis dalam Taurat serta Injil yang menyuruh menyembah Allah, mengajak amal maruf dan mencegah kemunkaran.

Allah Swt menciptakan anak cucu Adam dari tulang sulbi (tulang belakang) artinya air mani itu dihasilkan dari tulang sulbi.

Allah memiliki Asmaul Husna dan menyuruh umatnya untuk menyebut Asmaul Husna manakala memohon 

kepadaNya.

Orang2 yang mendustakan ayat Allah akan dibinasakan secara berangsur-angsur dengan cara yang tidak mereka ketahui.

Pengetahuan akan hari Kiamat itu milik Allah semata.

Nabi Muhammad itu hanya pemberi peringatan dan tidak kuasa mendatangkan manfaat serta menolak mudharat kecuali dikehendaki Allah. Sungguh kaum yang bodoh yang menyembah berhala2 yang tidak bisa berbuat apapun untuknya.

Orang yang bertakwa itu adalah orang2 merasa dibayangi perbuatan dosa dan segera ingat kepada Allah.

Apabila ada yang sedang membacakan Al Quran, maka dengarkan dan diamlah agar kamu dirahmati Allah Hati2 jangan mengobrol.. dengarkan

Ringkasan Surah Al Anfal 1-40 :

Harta Rampasan Perang itu diatur menurut ketentuan Allah dan RosulNya.

Orang2 yang beriman itu adalah orang2 yang jika dibacakan ayat2 Allah bergetar hatinya, bertambah imannya, mengerjakan sholat, menginfakan sebagian hartanya.

Salah satu orang yang dimurkai Allah adalah orang2 yg mundur dari perang kecuali mereka berkelok dulu untuk besiasat.

Makhluk paling buruk disisi Allah :

"Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami kebenaran), yaitu orang-orang yang tidak mengerti."

Asbabun Nuzul Surah Al Anfal 27-28 menceritakan kisah sahabat Rosul, seorang pahlawan suku Aus yaitu Abu Lubabah yang terpeleset ketika dirinya diperintah Allah untuk menasihati kaum Yahudi Bani Quraizah yang telah menghianati perjanjian dengan kaum Muslimin dengan ancaman diusir dari Madinah jika masih membangkang. Abu Lubabah bukannya menasehati malah dirinya larut dalam kesedihan kaum wanita Yahudi yang dulunya mitra suku Aus sebelum datangnya Islam. Rosulullah marah atas sikapnya itu dan Allah mencatatnya dalam Al Quran Surah Al Anfal : 27-27.

Asbabun Nuzul dari Surah Al Anfal : 31-32 yaitu Kisah pengingkaran kaum kafir Quraisy yang dipimpin Al Nadhr ibn Al Harits seorang bangsawan Mekkah yang kaya, terpandang, dikenal dan disukai banyak orang, yang merasa kepopulerannya akan redup dengan kehadiran Rosulullah. Dia bersama dengan Utbah ibn Rabiah seorang ahli diplomasi dan cerdik menguji Rosul dengan berbagai pertanyaan yang dia peroleh dari orang akhli kitab Yahudi. Namun semua pertanyaan dapat dijawab Rosul atas petunjuk Allah.

Alih2 mereka beriman malah mengejek Al Quran bahkan menantang azab Allah jika Al Quran ini benar dari Allah.

Allah Swt mengabadikannya dalam Surah Al Anfal : 31-32.

Asbabun Nuzul Surah Al Anfal 36 menceritakan seorang pemuka Mekkah yang kaya raya bernama Abu Sufyan tetapi masih kafir, dia menginfakkan hartanya untuk membiayai pasukan perang melawan pasukan Rosulullah. Padahal putrinya sendiri yang telah beriman menjadi Istri Rosulullah.

Atas kelakuannya ini Allah mencatatnya dalam Surah Al Anfal : 36.

Saat Fathu Mekkah Abu Sofyan langsung mengakui Keimanannya kepada Allah dan RosulNya.

Sebagian besar ayat2 lainnya adalah berupa peringatan Allah kepada kaum kafir Quraisy yang mengingkari Allah dan RasulNya serta menghalangi kaum muslim untuk beribadah kepadaNya

Ayat yang sering kita baca digandengkan dengan Hasbunallah wa ni'mal wakil

نِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

"Sesungguhnya Allah pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong."

Maha Benar Allah dengan segala FirmanNya..

LANJUT KE JUZ-10 

Monday, November 8, 2021

JUZ 8

Juz 8 meliputi Surah Al An'am 111-165 dan Surah Al Araf 1-87 

Ringkasan Surah Al An'am 111-165:

Allah Swt menggambarkan keingkaran kaum kafir dan setiap Nabiyullah selalu dihadapkan dengan musuh2 jin dan setan manusia. 

Allah Swt telah menyempurnakan Al Qur'an yang benar dan adil, serta tidak ada yang bisa mengubahnya.

Orang2 kafir telah menetapkan sendiri hewan2 yang mereka anggap haram untuk dimakan, haram untuk ditunggangi, bagian tertentu untuk laki2 dan bagian lain untuk wanita, sepasang untuk laki2 dan sepasang lain untuk wanita, anak binatang yang ada diperut ibunya bagi berhala. Mereka menetapkan aturan tanpa dasar pengetahuan.

Makanlah rizki yang telah diberikan Allah dan janganlah mengikuti langkah setan.

Allah Swt menetapkan makanan yang diharamkan yaitu Bangkai, darah yang mengalir, daging babi dan daging hewan yang disembelih bukan atas nama Allah. Allah Swt melarang manusia mengada-ada aturan haramnya daging hewan.

Dasar hukum untuk semua makanan adalah Halal, kecuali yang diharamkan Allah dan RosulNya

Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barang siapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit.

Tidak ada alasan bagi orang kafir utk mengatakan bahwa selama didunia tidak tahu ada petunjuk, karena Allah Swt telah menurunkan Rosul2-Nya dengan segala petunjukNya. Mereka telah tertipu kenikmatan didunia.

Allah menyuruh memelihara anak yatim dan menyempurnakan takaran serta timbangan.

Beginilah kasih sayang Allah pada manusia : Allah akan membalas setiap kebaikkan 10 kali lipat, sedangkan jika berbuat kejahatan hanya akan dibalas seimbang dengan kejahatannya.

Bacaan mirip iftitah “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan aku orang yang berserah diri”  ~Al An'am 162-163~.

Setiap perbuatan dosa seseorang hanya dirinya sendiri yang bertanggung jawab. Seseorang tidak memikul dosa orang lain.

Dalam Islam tidak ada istilah "pengakuan dosa pada seseorang dan orang itu yang akan memikul dosanya diakherat".

Ringkasan Surah Al Araf 1-87 :

Allah menciptakan Nabi Adam dan memerintahkan semua makhluk yang ada di surga bersujud kepada Adam. Iblis menolak dengan sombong karena dia merasa lebih hebat terbuat dari api, sedangkan Adam dari tanah. Lalu Allah mengusir iblis dari surga. Iblis mau asal diberi penangguhan tidak dimatikan hingga hari kiamat dan akan selama itu dia akan menggoda anak2 Adam.

Di Surga Iblis mulai menggoda Adam dan istrinya sehingga mereka lupa atas perintah Allah.

Allah mengusir Nabi Adam dan istrinya dari Surga kedunia. 

Nabi Adam yang merasa bersalah tidak mentaati perintah Allah berdo'a yang baik untuk kita tiru :

رَبَّنَا ظَلَمْنَاۤ اَنْفُسَنَا وَاِ نْ لَّمْ تَغْفِرْ لَـنَا وَتَرْحَمْنَا لَـنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

"Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."

Di dunia Allah menyuruh bani Adam dan keturunannya untuk tidak terjerumus rayuan setan dan selalu bertakwa pada Allah, menyuruh berlaku adil, beribadah dengan ikhlas karena Allah, mengharamkan perbuatan keji, dosa, dzalim dan mempersekutukanNya dengan sesuatu.

Orang2 yg sombong mengingkari ayat2 Allah dan mempermainkan agama tidak akan masuk surga dan kekal dalam neraka. Sebaliknya orang2 yang beriman akan kekal di surga.

Perintah memakai pakaian yang bagus saat ke masjid :

"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

Salah satu potongan ayat yang suka dipakai kata pembuka dalam khutbah atau sambutan :

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰٮنَا لِهٰذَا ۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَاۤ اَنْ هَدٰٮنَا اللّٰهُ

"Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran."

D'oa yang baik ketika kita dikelilingi orang2 yang dzalim :

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang zalim itu."

Beberapa ayat menceritakan keadaan nikmatnya orang2 yang berada di surga dan tersiksanya orang2 yang berada di neraka.

Mereka tidak ada yang menolongnya dan meminta orang2 di surga untuk memberi air, namun Allah Swt telah mengharamkannya untuk diminum penghuni neraka. Mereka menyesali atas ketidaktaatan kepada Rosul2 Allah dan ingin kembali ke dunia untuk beramal baik.

Adab berdoa kepada Allah yaitu dengan rendah hati, suara yang lembut dan berharap dikabulkan.

Kisah Nabi Nuh (kaum Nuh) yang ditengelamkan Allah dengan banjir dahsyat,  nabi Hud (kaum Ad) yang dimusnahkan Allah sampai habis, Nabi Saleh (kaum Samud) yang dimusnahkan Allah dengan gempa yang dahsyat, nabi Luth (kaum Luth) yang dihujani batu dan dibalikkan tanahnya, nabi Syuaib (kaum Madyan) yang dimusnahkan dengan gempa dahsyat. Mereka itu disebabkan tidak mengikuti ajakan para Nabinya untuk menyembah Allah, menyuruh bertakwa pada Allah memberi nasehat dan peringatan, menyempurnakan takaran dan timbangan serta tidak mendustakan ayat2 Allah. Namun mereka sombong dan  mengingkarinya. Maka Allah menghukumnya, kecuali orang2 yg beriman Allah selamatkan.

Maha benar Allah dengan segala FirmanNya. 

LANJUT KE JUZ-9 ....