Saturday, July 12, 2014

JENIS-JENIS SEDEKAH

JENIS-JENIS SEDEKAH


Dari Abu Dzar r.a. berkata, bahwasanya sahabat-sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah pergi membawa banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, namun mereka dapat bersedekah dengan kelebihan hartanya.”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan untukmu sesuatu yang dapat disedekahkan? Yaitu, setiap kali tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, menyuruh pada kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan hubungan intim kalian (dengan isteri) adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah salah seorang di antara kami melampiaskan syahwatnya dan dia mendapatkan pahala?” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. menjawab, “Bagaimana pendapat kalian jika ia melampiaskan syahwatnya pada yang haram, apakah ia berdosa? Demikian juga jika melampiaskannya pada yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” (HR. Muslim)

Sanad Hadits

Hadits di atas memiliki sanad yang lengkap (sebagaimana yang terdapat dalam Shahih Muslim, Kitab Al-Zakat, Bab Bayan Anna Ismas Shadaqah Yaqa’u Ala Kulli Nau’ Minal Ma’ruf, hadits no 1006).

Gambaran Umum Tentang Hadits ini

Hadits ini memberikan gambaran luas mengenai makna shadaqah. Karena digambarkan bahwa shadaqah mencakup segenap sendi kehidupan manusia. Bukan hanya terbatas pada makna menginfakkan uang di jalan Allah, memberikan nafkah pada fakir miskin atau hal-hal sejenisnya. Namun lebih dari itu, bahwa shadaqah mencakup segala macam dzikir (tasbih, tahmid dan tahlil), amar ma’ruf nahi mungkar, bahkan hubungan intim seorang suami dengan istrinya juga merupakan shadaqah.

Oleh karena itulah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. secara tersirat meminta kepada para sahabatnya untuk pandai-pandai memanfaatkan segala aktivitas kehidupan agar senantiasa bernuansakan ibadah. Sehingga tidak perlu ‘gusar’ dengan orang-orang kaya yang selalu bersedekah dengan hartanya. Karena makna shadaqah tidak terbatas hanya pada shadaqah dengan harta.

Jadi, sedekah tidak hanya bisa dilakukan denga harta benda saja, jika demikian maka orang-orang miskin yang tidak memiliki harta tidak akan pernah bisa bersedakah.

Beberapa contoh bersedekah selain harta antara lain sebagai berikut:

  1. Memperlihatkan wajah berseri-seri ketika bertemu saudaramu adalah sedekah
  2. Berbuat adil di antara dua orang yang berselisih atau memperbaiki hubungan antar sesama baik sesama muslim, sesama manusia atau sesama makhluk adalah sedekah
  3. Membantu seseorang menaiki kendaraan atau menaiki barangnya ke atas kendaraan adalah sedeka
  4. Kalimat yang baik adalah sedekah
  5. Setiap langkah yang di ayunkan untuk pergi shalat adalah sedekah
  6. Menyingkirkan sesuatu yang dapat mengganggu dari jalan adalah sedekah
  7. Sedekah yang cukup besar pahalanya adalah sedekah jasa seperti membantu memenuhi hajat manusia, bergotong royong dan saling menolong 
Sesungguhnya amat mudah untuk bersedekah. Namun penting bahwa segala sesuatu yang menjadi usaha sedekah kita hendaklah diawali dengan niat karena Allah semata.

Semoga bermanfaat.

Wasallam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 13 Juli 2014



Silahkan baca artikel-artikel lain yang berhubungan dengan SEDEKAH:

No comments:

Post a Comment