Showing posts with label qs. Show all posts
Showing posts with label qs. Show all posts

Saturday, February 3, 2018

H I K M A H

KAJIAN AL QUR’AN
H I K M A H
Pengajian Subuh Masjid At Taubah – Ustadz Abdullah Amin – Bekasi, Jum’at, 2 Februari 2018
Topik kajian membahas tentang ‘Hikmah’ dalam surat Al Baqarah : 269 serta surat-surat/ayat-ayat lainnya yang berkenaan dengan pengertian hikmah.
QS 2 : 269; Allah memberikan ‘hikmah’ kepada siapa yang dikehendaki. ‘Hikmah’ ialah kemampuan untuk memahami Al Qur’an dan As-Sunnah serta rahasia syariat agama. Siapapun yang diberikan hikmah ini berarti telah diberi karunia yang banyak, yang harus disyukuri. Dan hanya orang-orang yang berakal dan menggunakan akal pikirannya yang dapat mengambil pelajaran dari firman-firman Allah.
QS 16 : 125: Berdakwah adalah menyeru manusia ke jalan Tuhan (Allah) dengan ‘hikmah’. Hikmah adalah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dan yang bathil. Hikmah di sini adalah Al Qur’an yang memberikan petunjuk tentang mana yang hak dan mana yang bathil. Oleh karenanya Al Qur’an juga dinamai Al Furqan (Pembeda)
QS 2 : 251; Ini kisah perang antara tentara Thalut yang dipimpin Daud dengan tentara pimpinan Jalut (= Goliath). Daud berhasil membunuh Jalut. Allah kemudian memberikan pemerintahan dan ‘hikmah’ kepada Daud. Hikmah di  sini maksudnya adalah ‘kenabian dan kitab Zabur’ (catatan kaki 157)
QS 38 : 17-20; Masih tentang hikmah yang diberikan kepada Nabi Daud yang cukup banyak berupa kenabian, kesempurnaan ilmu dan ketelitian dalam amal perbuatan (catatan kaki 1302)  
QS 3 : 48; Kisah tentang Nabi Isa Al Masih yang diberikan ‘Al Kitab’, ‘hikmah’, Taurat dan Injil. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan sebagai pelajaran menulis dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil (catatan kaki 196).
QS 5 : 110; Hikmah yang diberikan kepada Nabi Isa tidak diterjemahkan atau dijelaskan. Tapi dalam pengertian ‘hikmah’ adsalah Al Qur’an dan As- Sunnah
QS 33 : 34;  Hikmah adalah As-Sunnah
QS 62 : 2; Rasulullah membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dena mengajarkan kepada mereka semua yang berkaitan dengan Kitab dan Hikmah (As Sunnah).
QS 3 : 164; Allah mengutus Rasul yang mengajarkan Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (As-Sunnah)
QS 3 : 79; Peringatan Allah bahwa banyak orang yang mengaku menulis kitab dan mengatakan “ini dari Allah”, padahal bukan dan mereka hanya mencari keuntungan bagi diri sendiri dari perilaku ini. Mereka adalah orang-orang yang celaka. Oleh karenanya Al-Qur’an harus dipelajari, dipahami dan dilaksanakan sesuai tuntunan As-Sunnah, agar tidak tertipu dan terjerumus dalam kekafiran. 
--------------------------------------------------------------------------------------------
Disarikan oleh H.R.Mimuk Bambang Irawan - Jakasampurna, Bekasi, Jum’at, 2 Februari 2018

Saturday, March 14, 2015

TAHAP-TAHAP KEHIDUPAN MANUSIA MENURUT AL QUR’AN

TAHAP-TAHAP KEHIDUPAN MANUSIA MENURUT AL QUR’AN


Bismillahirrohmannirrohiim,

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah Subhaanahu wa ta’ala, marilah kita bahas tentang tahap-tahap kehidupan manusia sesuai yang diberitakan dalam Al Qur’an. Dapat disimpulkan bahwa ada 5 tahapan kehidupan manusia

#1 – ALAM RUH
  
Dikisahkan bahwa Allah menciptakan ruh (QS 38 – Shaad : 71-72) sebelum manusia terbentuk jasadnya. Bisa dibayangkan betapa banyak ruh yang diciptakan Allah sebelum ditiupkan kedalam jasad manusia. Sesungguhnya kita, manusia, tidak memiliki pengetahuan tentang ruh (QS 17 – Al Israa’ : 85), sedikit sekali yang kita ketahui tentang ruh ini. Setelah penciptaan ruh, maka manusia mengalami suatu masa di mana ia merupakan sesuatu yang tidak dapat disebut (QS 76 – Al Insaan : 1)

#2 – ALAM JANIN

Manusia mulai terbentuk secara fisik dalam rahim seorang ibu yang dikatakan berasal dari air mani dan disimpan dalam tempat yang kokoh (rahim) (QS 32 – As Sajdah : 7-8, QS 23 – Al Mu’minuun : 12-13). Janin mengalami proses perkembangan dalam rahim (QS 23 – Al Mu’minuun : 14) dan dibentuk sesuai dengan kehendak Allah (QS 3 – Ali ‘Imran : 6) dan disempurnakanNya tubuh manusia ini (QS 82 – Al Infithaar : 7-8). Setelah terbentuk, barulah Allah meniupkan ruh kedalam janin (QS 32 – As Sajdah : 9)

#3 – ALAM DUNIA

Setelah sekitar 9 bulan berada dalam rahim seorang ibu, maka lahirlah manusia ke alam dunia dalam keadaan polos dan suci tanpa membawa apapun. Setelah lahir manusia akan lebih mengenal fenomena kehidupan dunia, dan lalai tentang pengetahuan tentang kehidupan akhirat (QS 30 – Ar Ruum : 6-7)

Kehidupan manusia di alam dunia pada hakekatnya merupakan ujian-ujian seumur hidupnya untuk menentukan tempatnya di akhirat kelak (QS 6 – Al An’aam : 165). Manusia ditugaskan Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah : 30, QS 75 – Faathir :39, QS 38 – Shaad : 26). Dan ia diperintahkan untuk beriman dan menyembah kepada Allah dan melakukan amal ma’ruf dan mencegah kemunkaran (QS 3 – Ali Imran : 110, QS 51 – Adz Dzariyaat : 56). Penciptaan manusia untuk hidup di dunia bukanlah suatu yang main-main, melainkan setiap manusia akan dimintakan pertanggungan jawabnya bagaimana ia menjalani ujian-ujian tentang apa yang telah dilakukannya selama hidup. (QS 23 – Al Mu’minuun : 115)

Seburuk-buruknya manusia ialah mereka yang kafir dan akan mendapat tempat di neraka jahanam, sedangkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan melakukan perbuatan-perbuatan baik di dunia sesuai Al Qur’an merupakan sebaik-baiknya manusia dan in syaa Allah mendapat tempat di syurga kelak (QS 98 – Al Bayyinah : 6-8)

Kehidupan manusia di dunia amatlah singkat, 1 hari di sisi Allah sama dengan 1.000 tahun di bumi: “Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab :”Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-prang yang menghitung” Allah berfirman: “Kamu tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui” (QS 23 – Al Mu’minuun : 112-114)

Kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa waktu yang diberikan Allah  untuk hidup di dunia hanyalah sebentar. Dan celakanya, waktu yang sedikit digunakan untuk ingkar kepada Allah dengan berfoya-foya menikmati dunia dan melakukan berbagai kemaksiatan. Sungguhlah mereka berada dalam kerugian. Kecuali mereka yang beriman kepada Allah, melakukan amal saleh dan saling menasihati tentang kebenaran dan menetapkan kesabaran (QS 103 – Al ‘Ashr : 1-3).

Sampailah saatnya manusia akan menemui ajal. Hanya Allah yang tahu kapan kita akan menemui ajal yang tidak bisa ditunda atau dimajukan sedikitpun. Ajal itu pasti datangnya, akan tetapi kita tidak tahu kapan datangnya, di mana dan bagaimana kita akan menemui ajal.  Ajal tetap merupakan misteri bagi kita (QS 35 – Faathir : 11, QS 31 – Luqman : 34, QS 4 – An Nisaa’ : 78, QS 10 – Yunus : 49)

#4 -  ALAM KUBUR/BARZAH

Barzah berarti sesuatu yang terletak di antara dua kondisi atau barang. Dalam konteks kehidupan manusia, maka alam barzah adalah antara alam dunia dan alam akhirat. Ini adalah suatu alam yang dialami manusia mulai dari saat ia menemui ajal sampai datangnya hari kiamat atau hari akhir (yaumil qiyamah atau yaumil akhir) (QS 30 – Ar Ruum : 55-57, QS 2- - Thaahaa : 100-104)

Alam barzah in digambarkan sebagai suatu kehidupan baru yang merupakan dinding pemisah antara alam dunia dan alam akhirat. (QS 23 – Al Mu’minuun : 99-100)

Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah, berbuat dusta terhadap Allah dan sombong akan langsung dihukum pada waktu sakratul maut, tidak lagi menunggu azab kubur atau peradilan akhirat. Malaikat maut akan mengambil nyawa mereka dengan kasar sambil memukul-mukul muka dan punggung para pendusta ayat Allah itu (QS 47 – Muhammad : 27 – 28, QS 6 – Al An’aam : 93)

Risalah tentang dasar-dasar pemikiran tentang ada atau tidaknya alam barzah menurut Al-Qur’an dapat di dilihat lebih terinci di http://rumaysho.com/aqidah/pembicaraan-siksa-kubur-dalam-al-quran-290

#5 -  ALAM AKHIRAT

Kehidupan di alam akhirat didahului dengan peristiwa kiamat, di mana malaikat meniup sangkakala membangunkan para arwah yang sedang tidur dalam alam khubur diikuti satu kali teriakan. Semua terbangun dan bergegas ke padang masyhar untuk dihisab keimanan, perbuatan baik dan buruk yang dilakukan selama berada di alam dunia. Semua manusia yang dibangkitkan kembali dikumpulkan di padang mahsyar. Pada saat itu sudah ada yang celaka dan ada pula yang berbahagia. (QS 36 – Yaasiin : 51-54, QS 11 – Huud : 103-105)

Orang-orang yang mulia telah telah diberikan ketetapan yang baik dari Allah, mereka itu dijauhkan dari neraka dan tidak mendengar sedikitpun suara api neraka. Mereka juga tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar yang terjadi pada hari kiamat, dan mereka disambut oleh para malaikat dengan ucapan: “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”
(QS 21 – Al Anbiyaa’ : 101-104)

Suasana dan keadaan golongan manusia di hari akhirat pada umumnya berada dalam kepanikan yang amat sangat, tidak ada yang bisa saling tolong menolong.  Ada yang bergembira dan ada yang bermuka masam, tergantung dari amalannya di dunia. (QS 80 – ‘Abasa : 33-42)

Orang-orang yang selama di alam dunia mengingkari adanya hari kebangkitan dan pertemuannya dengan Allah di hari kiamat akan menyesal dan akan menerima azab dengan memikul dosa-dosa yang telah dilakukannya. (QS 6 – Al An’aam : 30-31)

Setiap manusia akan diadili dalam pengadilan akhirat di mana kita akan membela diri sendiri saat diminta pertanggung-jawaban atas perbuatan kita di dunia, tidak ada orang lain yang bisa menggantikan kita atau membela kita dalam peradilan akhirat yang Maha Adil. (QS 16 – An Nahl : 111, QS 19 – Maryam : 80, QS 2 – Al Baqarah : 123)

Dipastikan manusia diminta pertanggungan-jawabnya berdasarkan apa yang dikerjakannya dan dengan segala argumentasi dan alasan-alasan pembenaran perbuatannya. Tangan dan kaki ikut menjadi saksi atas perbuatan-perbuatan kita di dunia, sedangkan mulut mereka ditutup. Bahkan semua anggota tubuh termasuk kulit ikut menjadi saksi atas perbuatan-perbuatan manusia di dunia. (QS 75 – Al Qiyaamah : 13-15, QS 24 – An Nuur : 24, QS 36 – Yaasiin : 65, QS 41 – Fushshilat : 19-22)

Nasib manusia setelah dijatuhkan vonis bermacam-macam. Orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?” Mereka menjawab: “Benar (telah datang)”. Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang kafir
Lalu dikatakan (kepada orang-orang kafir itu): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”. Maka neraka jahannam inilah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.

Sebaliknya, orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhannya dibawa kedalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”
Para mutaqien itupun berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki.” Maka surga itulah sebaik-baik tempat bagi orang-orang yang beramal” (QS 39 – AZ Zumar : 71-74)

Kesimpulan kajian Al – Qur’an: Allah menetapkan keberadaan manusia melalui tahap-tahap kehidupan. Mulai dari penciptaan ruh, diikuti penciptaan jasad dalam janin sehingga ditiupkan ruh ke dalamnya dan dilahirkan ke dunia. Keberadaan manusia di atas bumi merupakan ketetapan Allah. Manusia mempunyai misi untuk menjadi khalifah di muka bumi, menjaga ciptaan Allah, berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran, mengikuti perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Kehidupan manusia di bumi sangat singkat dan merupakan gelanggang ujian untuk menentukan tempatnya di akhirat. Akhirat merupakan kehidupan manusia yang final dan abadi, bahagia di surga atau sengsara di neraka.

Semoga bermanfaat.

Wasallam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 15 Maret 2015

Dari Pengajian Kelompok-5 Jakasampurna
Narasumber: Ustadz Amiin

Saturday, July 20, 2013

KEHEBATAN SYURGA BERDASARKAN AL QURAN

Bismillahirrohmanirrohiim

Allah menciptakan perkara-perkara yang luar biasa indah dan nikmatnya kepada orang-orang yang bertakwa sehingga menurut Nabi Muhammad s.a.w. di syurga itu terdapat apa-apa yang belum pernah dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga serta tidak pernah pula terlintas di hati manusia.Berikut adalah beberapa ayat Al-Quran tentang kehebatan syurga Allah SWT yang sempat saya kumpul :
  • "Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka" ~ QS 13 - Ar-Ra'd : 35 ~

  •  "Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 48 ~

  • "Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 50 ~

  • "Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 52 ~

  • "Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 54 ~

  • "Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 56 ~

  • "Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 66 ~

  • "Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik" ~ QS 55 - Ar-Rahman : 70 ~

  • "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal soleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh kenikmatan..." ~ QS 31 – Luqman : 8 ~

  • "Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal soleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan izin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah "salam"" ~ QS 14 – Ibrahim : 23 ~

  • "Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali ucapansalam. Bagi mereka rezeki di syurga itu tiap-tiap pagi dan petang" ~ QS 19 – Maryam : 62 ~

  • "Berlumba-lumbalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dansyurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah kurnia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai kurnia yang besar" ~ QS 57 - Al-Hadiid : 21 ~

  • "Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta" ~ QS 36 – Yasiin : 57 ~

  • "(Bagi mereka) syurga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera" ~ QS 35 – Faathir : 33 ~

  • "....Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman" ~ QS 25 - Al-Furqaan 76 ~
Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami syurga-Mu dengan rahmat dan kasih sayang-Mu. Jadikanlah kami hamba-Mu yang beriman dan bertaqwa. Kami teringin menemui-Mu di syurga. Ampunkahlah dosa-dosa kami.

Hamba Allah