Wednesday, November 13, 2013

PUASA SYAWAL

PUASA SYAWAL

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh saudara-saudaraku yang dirahmati Allah Subhaanahu wa ta’ala,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Barang soapa berpuasa Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa 6 hari di bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa 1 tahun” (HR Muslim, Abu Dawud, Ibn Majah – Muslim Kitab: Puasa II/822, no. 1164)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam biasa memulainya sejak 2 Syawal berturut-turut 6 hari, tapi sebagian ulama memperbolehkan tidak harus berturut, namun pahalanya insyaa Allah sama dengan yang berturut-turut dan bisa dilakukan di pertengahan atau di akhir bulan Syawal.

Puasa Syawal ini hukumnya bukan wajib dan merupakan puasa sunnah tapi sangat dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Dalam hadits tersebut di atas, 6 hari puasa Syawal sama pahalanya denganpuasa setahun. Karena satu pahala nilainya 10 kali kebaikan (QS Al An’am : 160).

Jika satu kebaikan dihitung 10 pahala, berarti pahala puasa Ramadhan dihitung 300 hari atau sepuluh bulan. Dan puasa Syawal 6 hari dihitung 60 hari atau 2 bulan. Jadi total jumlahnya 360 hari atau satu tahun.

Bagaimana kalau masih ada hutang puasa Ramadhan? Apakah membayar hutang dahulu arau puasa Syawal dahulu? Ulama tidak sepakat tentang hal itu. Ada yang mewajibkan bayar hutang dulu baru puasa Syawal, dan ada yang membolehkan puasa Syawal dahulu sebelum membayar hutang puasa Ramadhan, karena waktu di bulan Syawal terbatas, sedangkan waktu untuk membayar hutang puasa Ramadhan masih 11 bulan berikutnya.

Dalam fiqih, jika ada perbedaan pendapat ulama Fiqih, kita boleh memilih salah satu yang palin sesuai dengan hati kita. Jadi, mau bayar hutang puasa Ramadhan dulu baru puasa Syawal boleh (Ini yang lebih dianjurkan, karena kita akan melunasi yang wajib dahulu), mau Syawal dulu baru bayar hutang puasa Ramadhan juga boleh.

Wallahu’alam bissawab

Selamat berpuasa Syawal, semoga Allah Subhaanahu wa ta’ala menerima dan melipat-gandakan pahala amalan puasa Ramadhan maupun puasa Syawal kita. Aamiin ya Rabbal’aalamiin ....   

Wassalam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 27 Oktober 2013

No comments:

Post a Comment