Saturday, November 2, 2013

PENGARUH BACAAN AL QUR’AN KE OTAK

PENGARUH BACAAN AL QUR’AN KE OTAK


“Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an”

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan bahwa hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al Qur’an, seorang muslim, baik mereka yang berbahasa Atab maupun bukan, dapat merasakan perubahan psikologis yang amat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit, merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi obyek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak sembarangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan; bacaan Al Qur’an berpengaruh hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan jiwa sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat pula oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Obyek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan merekapun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al Qur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan Al Qur’an.

Al Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan Al Qur’an dari kaset rekaman menunjukkan respon tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al Qur’an. Selain manjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan dan kesehatan jasmani dan rohani. Jika mendengarkan musik klasik dapat mempengaruhi Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosi (EQ) seseorang, maka bacaan Al Qur’an lebih dari itu. Selain mempengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al Qur’an juga mempengaruhi Kecerdasan Spiritual (SQ).

Maha Benar Allah yang telah berfirman: “Dan apabila dibacakan Al Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat(QS 7 - : 204)

Sampaikanlah hal ini kepada orang lain, maka ini akan menjadi shadaqah jariyah pada setiap orang yang akan anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka anda juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat.

Subhaanallah .......

Jakarta, 2 November 2013
©Mimuk Bambang Irawan

No comments:

Post a Comment