Tuesday, June 30, 2015

ASBABUN NUZUL KE 26

ASBABUN NUZUL KE 26

TURUNNYA SURAH 36– YASIN AYAT 77 - 79

Kisah Ubay ibn Khalaf – Pembantah seruan Nabi.

Ubay ibn Khalaf berasal dari Bani Jannah adalah saudara Umayyah ibn Khalaf si pemilik Bilal. Kedua bersaudara ini sangat membenci Rasulullah dan berusaha terus mengganggu beliau. Ketika Rasulullah menyeru umatnya dan berbicara tentang kebangkitan setelah kematian juga tentang pahala dan siksa di akhirat, tiba-tiba Ubay mengambil sepotong tulang yang sudah rapuh, lalu meremukkan dan menebarkan ke udara sambil berkata sinis: ‘Hai Muhammad...! Akankah Allah membangkitkan tulang itu setelah kuhancurkan dan kulemparkan menjadi debu...?’.
Rasulullah saw menjawab: ‘Ya benar aku mengatakan itu... Hai Ubay, Allah SWT akan membangkitkan kamu juga, lalu memasukkanmu ke neraka...!!!’. Setelah Rasulullah menyerukan da’wahnya, Allah SWT berfirman:
“Awalam yaralinsaanu annaa khalaqnaahu min nuthfatin faidzaa huwa khashiimum mubiin. Wadharabalanaa matsalawwanasiya khalqah. Qaala mayyuhyil ‘adhaama wa hiyaramiim. Qul yuhyiihalladzii ansya ahaa awwala marrah. Wa huwa bikulli khalqin ‘aliim”.
“Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: ‘Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh? Katakanlah: ‘Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala mahluk”. ~ QS 36 – Yasin : Ayat 77-79 ~
Dalam perang Uhud, Ubay termasuk dalam pasukan kafir yang memerangi kaum Muslim. Ketika mengetahui apa yang menimpa Rasulullah setelah beliau tidak dilindungi pasukan pemanah yang malah memburu kaum kafir dan mengumpulkan harta rampasan perang. Ubay memandang ketempat Rasulullah dan berteriak keras: ‘Dimana Muhammad...!!, jika ia selamat aku yang akan membunuhnya...!!!’
Dengan luka-lukanya Rasulullah bangkit berdiri lalu mengambil senjatanya dari Al Harits, kemudian menyerang Ubay yang duduk diatas untanya. Ubay terjatuh dan terluka, kemudian berusaha naik kembali keatas untanya, namun pedang Rasulullah saw mengantarnya pada kematian.

Demikian nasib kafir musuh Rasulullah itu mati dalam kesesatan dan hukum akhirat telah menantinya.

No comments:

Post a Comment