Tuesday, April 24, 2012

KEAJAIBAN TUBUH

Bismillahirrohmanirrohiim

Saudara-saudaraku yang dicintai Allah SWT, tubuh manusia sungguh luar biasa. Para ahli memerlukan waktu berabad-abad untuk bisa paham tentang bagaimana dan apa yang sesungguhnya terjadi dalam tubuh kita, sehingga kita bisa seperti ini. Inipun belum semua “misteri” tubuh manusia terungkap.

Betapa hebatnya Allah Sang Pencipta. Sebagai seorang dokter, saya memahami secara mendalam betapa rumitnya tubuh manusia ini, baik dari susunan dan fungsi-fungsi sel dan sistim yang dibentuknya. Dibawah ini sekelumit keajaiban tubuh manusia.

Sistim kardiovaskuler

Ini adalah sistim jantung dan pembuluh darah tubuh kita. Sistim yang sangat vital. Denyut jantung kita merupakan tanda kehidupan utama kita. Bila jantung berhenti berdenyut maka tamatlah riwayat kita di atas bumi ini.

Jantung berfungsi sebagai pompa untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh termasuk jantung sendiri. Bila seorang normal berusia 50 tahun dengan denyut jantung 80 kali/menit maka berarti bahwa jantungnya telah berdenyut sebanyak 80 X 60 menit X 24 jam X 365 hari X 50 tahun = 2.102.400.000 kali. Suatu prestasi yang luar biasa! Suatu organ kecil sebesar genggaman tangan berdenyut terus tak henti-henti, bahkan dikala kita tidur.

Pembuluh darah tak kalah ajaibnya. Pembuluh darah terlibat dalam pengaturan cairan tubuh dengan proses yang rumit, sehingga kalau kita minum air, tidak begitu saja masuk dalam tubuh bak balon diisi air yang akhirnya bisa meletus.

Pembuluh darah juga bereaksi terhadap suasana psikologis yang kita hadapi. Kalau kita takut, kulit memucat karena pembuluh darah kapiler di kulit menyempit (vasokonstriksi). Sebaliknya kalau kita malu, wajah merah merona, karena pembuluh darah melebar (vasodilatasi). Yang hebat adalah Penciptanya.

Sistim saraf.

Pusatnya adalah otak dan sumsum tulang belakang. Sistim saraf mempunyai dua fungsi, yaitu motorik dan sensorik.

Motorik artinya bertanggung jawab untuk mengontrol pergerakan yang dilakukan oleh otot-otot yang ada pada tubuh kita sehingga merupakan pergerakan yang terkoordinasi dengan baik. Fungsi motorik ada yang dibawah kontrol kita (voluntair) seperti gerak tangan, jari, kaki, menganggukan kepala dsb. Yang sesuai dengan kehendak kita. Ada yang tanpa kontrol kita (unvoluntair) seperti gerakan usus, denyut jantung serta pelebaran dan penyempitan pembuluh darah yang terjadi dibawah kesadaran kita.

Sensorik artinya menerima signal yang datang dari luar tubuh kita melalui macam-macam indra seperti mata, telinga, hidung, lidah, alat keseimbangan dan kulit kita. Signal dari luar itu kemudian dialirkan ke otak, di-intepretasikan oleh otak itu untuk menentukan reaksi yang akan kita lakukan.

Contoh: Seorang yang tangannya terkena panas api. Panas diterima oleh sensor di kulit tangan, signal panas di kirim ke otak dan di-intepretasikan sebagai rasa sakit, lalu otak memerintahkan kepada otot tangan untuk melakukan gerakan menarik tangan. Sungguh kejadian yang biasa kita alami, namun coba renungkan betapa hebatnya kerja sistim itu. Bukan main hebatnya Sang Pencipta.

Sistim muskuloskeletal

Disebut juga sistim otot dan kerangka. Sistim ini yang memberikan bentuk kepada tubuh kita yang disesuaikan dengan kebutuhan kita untuk memanfaatkan alam disekitar kita. Manusia diciptakan berdiri tegak pada posisi normal. Oleh karenanya, tulang paha dan kaki lebih panjang dari tulang lengan dan tangan. Kalau kebalik bagaimana? Tentu kita akan sulit berlari cepat bila ada bahaya, karena tulang kakinya pendek.

Otak yang begitu peka berada dalam rongga yang khusus bentuk dan kekuatannya untuk melindungi otak. Coba bayangkan seandainya otak hanya dilindungi oleh selaput tipis saja atau berada bersama-sama dengan organ lain, misalnya ginjal dalam rongga perut. Tentu otak perlu sering diganti karena cacat.

Beribu-ribu serabut otot ada disekeliling tulang-tulang kita dan masing-masing mempunyai fungsi sendiri dan bekerja secara sinergis dengan otot lain seperti menarik keatas, menarik kebawah, mendorong, memutar kekanan, memutar kekiri, dan lain sebagainya. Tinggal bagaimana perintah otak saja.

Coba bayangkan kehebatan sistim muskuloskeletal yang berduet dengan sistim saraf pada seorang yang bermain piano yang mengalunkan lagu-lagu indah bagi telinga dengan ketrampilan jari-jari tangan (ada ratusan serat otot yang terlibat), sehingga membuat haru para audience dengan menitikkan air mata. Selain itu sistim ini juga berdwifungsi, yaitu tulang pipih dan panjang adalah pabrik sel darah merah maupun putih. Subhanallah, luar biasa memang Sang Pencipta.  

Sistim pencernaan

Fungsinya amat penting untuk memasok bahan-bahan sumber energi. Makanan yang masuk melalui mulut di ubah menjadi “BBM” yang siap diserap dan dirubah menjadi energi.

Yang hebat adalah, begitu makanan itu kita telan, maka kita sama sekali tak mempunyai kontrol terhadap nasib makanan itu. Artinya, nasib makanan itu kita serahkan sepenuhnya kepada sistim pemcernaan kita, karena sistim ini memang tergolong unvoluntair.

Dalam lambung dan usus makanan di giling, dibolak-balik, ditambahi macam-macam enzim, dilumatkan sampai jadi cairan yang terpisah dari ampas. Cairan diserap oleh vili-vili, semacam rambut-rambut halus dalam usus yang berfungsi menyerap. Yang kita tahu adalah saat makanan masuk dan saat kita ingin mengeluarkan “ampas”nya melalui dubur.

Ini menunjukkan bahwa dalam tubuh kita sendiripun ada banyak hal yang tidak berada dalam kekuasaan kita (termasuk kerja jantung, ginjal dan sebagainya). Padahal banyak orang disekeliling kita punya hobby untuk menguasai orang lain.

Coba kita renungkan hal ini. Berarti manusia sungguh banyak memiliki keterbatasan, menguasai bagian dalam tubuh saja tak sanggup, apalagi mau menguasai manusia lain atau bahkan dunia. Sang Pencipta manusia sungguh canggih.

Sistim urogenitalis dan sistem reproduksi

Merupakan dua sistim yang berkaitan erat. Sistim ini bertanggung jawab atas pengeluaran sisa-sisa metabolisme yang berbentuk cairan. Di sini Allah membuat perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Pada laki-laki kedua sistim itu menyatu di “ujung”nya, karena kemaluan laki-laki berfungsi ganda untuk menyalurkan air kencing (sistim urogenitalis) dan juga menyalurkan sperma (sistim reproduksi).

Sedangkan pada wanita kedua sistim itu terpisah. Mengapa? Karena wanita dikodratkan untuk melahirkan yang memerlukan dua saluran yang berbeda struktur dan elastisitasnya. Bayangkan kalau laki-laki yang hamil dan melahirkan. Bayinya lewat mana? Allah benar-benar memikirkan sampai hal yang sekecil-kecilnya.

Sistim urogenitalis berpusat pada ginjal, yang menyaring darah yang kotor dengan cara dan peralatan yang canggih dan rumit yang disebut glomerulus. Sistim inipun bekerja diluar sadar kita.

Dalam sistim reproduksi wanita terjadi keajaiban berupa terbentuknya janin yang berkembang menjadi foetus (bayi dalam kandungan). Disinilah mulai terbentuknya seorang mahluk hidup yang baru dan bersih dari dosa. Dan ini semua terjadi diluar kontrol sang ibu yang mengandungnya. Luaaaarrrr biasa!

Sistim darah, kekebalan tubuh dan pernapasan.

Urusan pertahanan tubuh diserahkan kepada sistim darah dan kekebalan tubuh. Maksudnya adalah pertahanan terhadap kuman-kuman penyakit atau jasad-jasad renik yang masuk kedalam tubuh kita melalui macam-macam cara. Port d’entre (jalan masuk) bisa lewat mulut melalui makanan, pernapasan, kulit dan mukosa dan sebagainya.

Darah sendiri adalah cairan yang terdiri dari sel-sel darah dan plasma atau cairan darah. Darah mengisi jantung dan pembuluh-pembuluh darah. Darah merah (eritrosit) berfungsi membawa oksigen ke organ yang memerlukannya untuk proses metabolisme. Darah putih (leukosit) dan keping-keping darah (trombosit) berperan dalam pertahanan tubuh dan pembekuan darah.

Pengangkutan oksigen oleh sel darah merah juga berjalan dengan sendirinya, tanpa kita kontrol. Begitu kita menarik napas yang penuh oksigen, darah dalam kapiler halus pada alveoli (gelembung sangat kecil dalam paru-paru) akan menangkap oksigen itu dengan hemoglobin yang dimilikinya dan membawanya ke organ-organ tadi.

Sebaliknya, dalam perjalanan kembali ke jantung dan paru-paru ia mengikat CO2 dari organ-organ yang dilaluinya dan melepaskannya dalan alveoli tadi. Dalam mengamankan tubuh dari kuman maka leukosit adalah pendekar yang ulet. Dia punya teknik-teknik khusus untuk melalap kuman dan menghancurkan kuman itu dalam dirinya. Betul-betul canggih Sang Penciptanya.

Nah, saudara-saudaraku yang budiman, itulah sekelumit yang dapat saya kemukakan dalam Renungan Qolbu untuk kali ini. Masih banyak hal yang dapat kita renungkan tentang keajaiban tubuh kita ini. Dengan mengetahui keajaiban yang ada pada tubuh kita, maka kita semakin menyadari betapa hebatnya Sang Pencipta sehingga akan meningkatkan taqwa kita kepadaNya. Insya Allah sebagaimana firman-Nya:

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu,
dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa
~Al-Baqarah:21~ 

Bagaimana pendapat Anda?